WAHANANEWS.CO, Jakarta - Ketersediaan obat-obatan untuk jemaah haji menjadi salah satu perhatian utama Tim Pengawas (Timwas) Haji DPR RI tahun 2026 saat melakukan pemantauan pelayanan di Hotel 502 Safwat Alshuruq, Jalan Sektor 5 Raudhah, Makkah, Jumat (22/5/2026).
Pengawasan ini dilakukan guna memastikan seluruh layanan dasar bagi jemaah berjalan optimal selama pelaksanaan ibadah haji.
Baca Juga:
Presiden Prabowo Ajak Bangsa Berani Benahi Ekonomi Nasional
Anggota Timwas Haji DPR RI, Sri Wulan, menekankan pentingnya kesiapan pasokan obat di seluruh sektor pelayanan jemaah.
Menurutnya, kebutuhan obat tidak boleh diabaikan karena berkaitan langsung dengan kondisi kesehatan para jemaah yang mayoritas merupakan kelompok lanjut usia.
“Yang dijadikan catatan penting adalah kebutuhan obat harus tersedia sebagaimana mestinya. Jangan sampai stoknya tidak mencukupi,” kata Sri Wulan.
Baca Juga:
Presiden Prabowo Sampaikan Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok Kebijakan Fiskal RAPBN 2027 di Sidang Paripurna DPR RI
Ia menjelaskan bahwa layanan kesehatan merupakan kebutuhan mendasar yang harus dipenuhi pemerintah dan penyelenggara ibadah haji.
Kondisi cuaca panas ekstrem di Arab Saudi dinilai dapat meningkatkan risiko gangguan kesehatan, terutama bagi jemaah dengan riwayat penyakit tertentu.
Politisi Fraksi Partai NasDem itu juga mengingatkan bahwa keterlambatan distribusi obat ataupun kekurangan stok dapat memengaruhi kualitas pelayanan kesehatan di pemondokan maupun fasilitas kesehatan lainnya.