Ia menyayangkan masih minimnya perhatian terhadap pengembangan lanjutan, meskipun lokasi tersebut pernah diresmikan oleh Joko Widodo.
“Kita melihat ada persoalan keberlanjutan. Padahal yang kita lihat di sini adalah keterlibatan dan kegigihan masyarakat, benar-benar dari rakyat untuk rakyat,” ujarnya.
Baca Juga:
Ketua Komisi II DPR Usul Gaji PPPK di Daerah Fiskal Lemah Ditanggung Bertahap lewat APBN
Dari sisi solusi, ia mendorong pemerintah pusat maupun daerah untuk segera mengidentifikasi berbagai kebutuhan mendasar yang masih menjadi kendala, mulai dari promosi, akses pembiayaan, hingga perbaikan infrastruktur.
Ia mencontohkan akses jalan menuju lokasi yang masih kerap dikeluhkan pengunjung dan bahkan diperbaiki secara swadaya oleh pengelola.
“Kalau tidak bisa dari anggaran, setidaknya dukungan lain seperti infrastruktur harus diperhatikan. Ini juga destinasi wisata, bukan hanya ekonomi kreatif, sehingga berpotensi besar menarik investasi dan wisatawan,” jelasnya.
Baca Juga:
Subardi Sebut Kepergian Rachmat Gobel Kehilangan Besar bagi Dunia Politik dan Industri
Sebagai bagian dari fungsi kelembagaan DPR RI, ia menegaskan bahwa Komisi VII akan terus menjalankan tugas pengawasan, legislasi, dan penganggaran guna memastikan ekosistem ekonomi kreatif mendapatkan dukungan maksimal.
Kehadiran DPR secara langsung di lapangan diharapkan menjadi bentuk perhatian sekaligus dorongan agar pemerintah segera mengambil langkah konkret.
Sementara itu, sutradara dan produser ternama, Hanung Bramantyo, menyambut baik kunjungan Komisi VII DPR RI ke Studio Alam Gamplong.