Berbeda dengan 98P, Bibit Siklon Tropis 94W memiliki peluang tinggi untuk berkembang menjadi siklon tropis dan diprakirakan bergerak ke arah barat dalam kurun 24 jam ke depan.
Dampak tidak langsung dari Bibit Siklon Tropis 94W berpotensi memicu hujan dengan intensitas sedang di wilayah Maluku Utara.
Baca Juga:
Aset Tembus Rp189 Triliun, Hutama Karya Bertahan 3 Tahun di Fortune Southeast Asia 500
Kondisi perairan di sekitar wilayah timur Indonesia juga diprakirakan memburuk dengan potensi gelombang setinggi 1,25 hingga 2,5 meter di Samudra Pasifik utara Papua Barat-Papua dan perairan Kepulauan Sangihe.
Untuk wilayah Kepulauan Talaud serta Samudra Pasifik utara Maluku hingga Papua Barat Daya, BMKG memperingatkan potensi gelombang tinggi mencapai 2,5 hingga 4 meter.
BMKG mengimbau masyarakat pesisir, nelayan, dan operator pelayaran agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gelombang tinggi, angin kencang, dan kondisi laut berbahaya di wilayah terdampak.
Baca Juga:
Jokowi: Masuk PSI Harus Lewat Mekanisme Partai, Saya Jadi Motivator
“Masyarakat diminta terus memantau informasi resmi BMKG untuk mengantisipasi perkembangan cuaca selanjutnya,” demikian pernyataan BMKG dalam keterangan resminya.
[Redaktur: Elsya Tri Ahaddini]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.