Berbeda dengan 98P, Bibit Siklon Tropis 94W memiliki peluang tinggi untuk berkembang menjadi siklon tropis dan diprakirakan bergerak ke arah barat dalam kurun 24 jam ke depan.
Dampak tidak langsung dari Bibit Siklon Tropis 94W berpotensi memicu hujan dengan intensitas sedang di wilayah Maluku Utara.
Baca Juga:
PLN Bekali 100 Perempuan Siaga Bencana, ALPERKLINAS: Langkah Strategis Bangun Masyarakat Tangguh
Kondisi perairan di sekitar wilayah timur Indonesia juga diprakirakan memburuk dengan potensi gelombang setinggi 1,25 hingga 2,5 meter di Samudra Pasifik utara Papua Barat-Papua dan perairan Kepulauan Sangihe.
Untuk wilayah Kepulauan Talaud serta Samudra Pasifik utara Maluku hingga Papua Barat Daya, BMKG memperingatkan potensi gelombang tinggi mencapai 2,5 hingga 4 meter.
BMKG mengimbau masyarakat pesisir, nelayan, dan operator pelayaran agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gelombang tinggi, angin kencang, dan kondisi laut berbahaya di wilayah terdampak.
Baca Juga:
Empat Perusahaan Don Ritto Digeledah, Kejagung Dalami Dugaan TPPU Febrie Adriansy
“Masyarakat diminta terus memantau informasi resmi BMKG untuk mengantisipasi perkembangan cuaca selanjutnya,” demikian pernyataan BMKG dalam keterangan resminya.
[Redaktur: Elsya Tri Ahaddini]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.