Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tasikmalaya telah turun ke lokasi untuk melakukan peninjauan serta berkoordinasi dengan pemerintah desa dan kecamatan setempat.
Dampak yang diakibatkan bencana pergerakan tanah yang terjadi di Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat. [Sumber Foto: BPBD Kabupaten Tasikmalaya]
Baca Juga:
BNPB Catat 28 Bencana dalam Sehari, Banjir dan Longsor Dominasi Pulau Jawa
Hingga Rabu (18/2/2026), proses pendataan serta langkah penanganan masih terus dilakukan.
Sementara itu, cuaca ekstrem juga menerjang Kabupaten Klaten, Provinsi Jawa Tengah, pada Selasa (17/2/2026) pukul 15.45 WIB.
Hujan deras yang disertai angin kencang melanda wilayah Kecamatan Bayat dan berdampak pada tiga desa.
Baca Juga:
Banjir Meluas di Grobogan, 9 Ribu KK Terdampak dan Ribuan Rumah Masih Tergenang
Tim BPBD setempat segera melakukan asesmen lapangan guna mengidentifikasi dampak kerusakan sekaligus berkoordinasi dengan aparat dan relawan untuk penanganan lebih lanjut.
Peristiwa serupa terjadi di Kabupaten Probolinggo, Provinsi Jawa Timur, pada Selasa (17/2/2026) sekitar pukul 16.00 WIB.
Hujan lebat yang disertai angin kencang menyebabkan kerusakan pada bagian atap rumah warga di Desa Clarak, Kecamatan Leces.