Dedi Nursyamsi menjelaskan jika ToT dilangsungkan agar peserta dapat menjelaskan tentang solusi pupuk mahal. “Selain itu, agar peserta ToT dapat menyusun bahan ajar tentang solusi pupuk mahal, juga mendiseminasikan informasi tentang solusi pupuk mahal, termasuk mendapat wawasan inovasi kambing dan domba,” katanya.
Dedi Nursyamsi juga menyampaikan pentingnya pertanian untuk menyangga hidup dan kehidupan."Utamanya saat ini, di saat krisis pangan global yang luar biasa. di dalam kondisi krisis pangan global ini ternyata sektor pertanian lah yang menyelamatkan kita dari keterpurukan," kata Dedi.
Baca Juga:
Produksi Telur Nasional Surplus, Kementan Sebut Peluang Ekspor ke Negara Sahabat
Dia menambahkan, banyak negara di dunia yang disinyalir lebih dari 60 negara, mengalami krisis pangan."Lebih dari 300 juta orang mengalami krisis pangan. Harga pangan melejit tentu disebabkan karena pasokan pangan berkurang signifikan. dampak utamanya karena Covid-19, climate change serta Perang Rusia dan Ukraina," katanya Dedi Nursyamsi.
Dalam kondisi seperti ini, katanya, banyak penduduk dunia yang tidak mampu mengakses pangan dengan baik, bahkan banyak yang mengalami stunting. Dedi mengatakan, krisis pangan tidak bisa kita remehkan karena bersifat global maka kita mesti keluar dari kondisi krisis ini.
"Kita harus antisipasi krisis pangan global. Kita kendalikan inflasi yang disebabkan komoditas yang sering mengungkit inflasi. Kita mengendalikan produksi, olahan hingga distribusinya," ujarnya.
Baca Juga:
Kementan Pastikan Pengendalian PMK Tetap Optimal Jelang Idulfitri
Sedangkan Kepala Pusat Pelatihan Pertanian, Leli Nuryati, menerangkan tujuan dilaksanakannya ToT ini memang untuk dosen, widyaiswara, penyuluh dan masyarakat.
"Melalui dosen itu resonansinya sudah luar biasa. Kalau satu dosen dalam satu tahun mengajar 500 mahasiswa, maka 500 mahasiswa pada saat melaksanakan merdeka belajar, kampus merdeka pasti juga tersosialisasi kepada petani saat mereka melakukan praktek kerja lapangan maupun pengabdian masyarakat," kata Siti.
Menurutnya, ToT ini turut serta melatih para penyuluh di seluruh indonesia khususnya para penyuluh di tingkat kecamatan.