WahanaNews.co | Lebaran 2022 tinggal menghitung hari. Muhammadiyah telah menetapkan Idul Fitri 1443 Hijriah berdasarkan metode hisab hakiki wujudul hilal.
Bagaimana dengan Nahdlatul Ulama (NU) dan pemerintah?
Baca Juga:
BMKG Peringatkan Dampak Siklon Narelle, Cuaca Ekstrem Masih Mengancam
Terdapat dua metode yang umum digunakan dalam menentukan permulaan bulan. Keduanya adalah hisab wujudul hilal dan rukyatul hilal.
Metode hisab wujudul hilal didasarkan pada tiga syarat yakni telah terjadi ijtimak atau konjungsi, ijtimak tersebut terjadi sebelum matahari terbenam, dan pada saat matahari terbenam bulan baru telah wujud.
Sementara itu, metode rukyatul hilal mengacu pada pengamatan hilal secara langsung. Hilal merupakan bulan sabit muda pada fase awal bulan baru.
Baca Juga:
Cuaca Ekstrem Ancam Mudik Lebaran, Operasi Modifikasi Cuaca Diterapkan di Jawa Timur
Lebaran Muhammadiyah 2022
Merujuk pada Maklumat PP Muhammadiyah Nomor 01/MLM/I.0/E/2022 tentang Penetapan Hasil Hisab Ramadan, Syawal, dan Zulhijah 1443 Hijriah, lebaran Muhammadiyah 2022 jatuh pada Senin, 2 Mei 2022.