WahanaNews.co | Lebaran 2022 tinggal menghitung hari. Muhammadiyah telah menetapkan Idul Fitri 1443 Hijriah berdasarkan metode hisab hakiki wujudul hilal.
Bagaimana dengan Nahdlatul Ulama (NU) dan pemerintah?
Baca Juga:
Gempa M7,7 Guncang Flores, Hotel dan Fasilitas di Labuan Bajo Rusak
Terdapat dua metode yang umum digunakan dalam menentukan permulaan bulan. Keduanya adalah hisab wujudul hilal dan rukyatul hilal.
Metode hisab wujudul hilal didasarkan pada tiga syarat yakni telah terjadi ijtimak atau konjungsi, ijtimak tersebut terjadi sebelum matahari terbenam, dan pada saat matahari terbenam bulan baru telah wujud.
Sementara itu, metode rukyatul hilal mengacu pada pengamatan hilal secara langsung. Hilal merupakan bulan sabit muda pada fase awal bulan baru.
Baca Juga:
Juli 2026 Jadi Bulan Terpanas di Indonesia Sejak 1991, BMKG Ungkap Efek El Nino
Lebaran Muhammadiyah 2022
Merujuk pada Maklumat PP Muhammadiyah Nomor 01/MLM/I.0/E/2022 tentang Penetapan Hasil Hisab Ramadan, Syawal, dan Zulhijah 1443 Hijriah, lebaran Muhammadiyah 2022 jatuh pada Senin, 2 Mei 2022.