WahanaNews.co | Jelang Hari Raya Natal 2020 dan Tahun Baru 2021, tekad besar PT PLN (Persero), yang menjadikan faktor keandalan listrik sebagai harga mati dalam konteks pelayanan terhadap konsumen, tampaknya mulai melahirkan hasil yang menggembirakan.
Ketua Umum Aliansi Lembaga Perlindungan Konsumen Listrik Nasional (Alperklinas), KRT Tohom Purba, menyatakan, tingkat kenyamanan pengguna listrik PLN cenderung menunjukkan tren yang terus membaik.
Baca Juga:
Gelegar PLN Mobile 2026 Resmi Digelar, Pelanggan Berpeluang Menang Mobil Listrik
"Dari waktu ke waktu, keluhan konsumen soal listrik padam menunjukkan grafik penurunan yang cukup signifikan," kata Tohom kepada WahanaNews.co, dalam kunjungannya ke Kota Banda Aceh, Kamis (24/12/2020).
Menurutnya, situasi itu memiliki korelasi langsung dengan kebijakan manajemen PLN yang betul-betul mengedepankan keandalan listrik melalui, antara lain, peningkatan kemampuan Pekerjaan dalam Keadaan Bertegangan (PDKB).
Artinya, lanjut Tohom, boleh saja aliran listrik mengalami gangguan, entah karena faktor cuaca, pohon tumbang, atau ulah manusia seperti penggunaan tali kawat saat bermain layang-layang.
Baca Juga:
Pemerintah Pastikan Listrik RI Tetap Menyala, Amankan 141 Juta MT Batu Bara
"Namun, dengan semakin meningkatnya kemampuan PLN di bidang PDKB, mereka mampu mengatasi sejumlah persoalan itu tanpa harus melakukan pemadaman yang merugikan konsumen," jelas Tohom, yang juga dikenal sebagai Sekjen Pengurus Pusat Badan Penyuluhan dan Pembelaan Hukum (BPPH) Pemuda Pancasila ini.
Ia mengaku, penilaiannya itu diperkuat pula dengan realitas yang ditemuinya saat melakukan safari ke 11 provinsi di Indonesia, yakni Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Sumsel, Lampung, Jawa Timur, Jawa Barat, Banten, DKI Jakarta, dan Sulut.