Sistem ini diharapkan mampu memastikan proses identifikasi, pemetaan, serta pembinaan atlet dilakukan secara terintegrasi dan berbasis data, sehingga potensi atlet di berbagai daerah dapat terdeteksi sejak dini.
Pembangunan olahraga nasional sendiri merupakan bagian dari Prioritas Nasional yang tercantum dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029.
Baca Juga:
39 RSUD Belum Lengkap Spesialis, Pemerintah Siapkan Skema Afirmasi ASN
Dalam dokumen tersebut, pemerintah menekankan pentingnya peningkatan prestasi olahraga sekaligus penguatan budaya olahraga di tengah masyarakat sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia.
Melalui penguatan koordinasi lintas sektor, pemerintah menargetkan peningkatan prestasi atlet Indonesia di berbagai ajang olahraga internasional, sekaligus mendorong partisipasi masyarakat untuk lebih aktif berolahraga demi mewujudkan masyarakat yang sehat dan produktif.
Pada kesempatan tersebut, Warsito juga menerima paparan dari sejumlah unit kerja di lingkungan Kementerian Pemuda dan Olahraga terkait berbagai program dan kegiatan yang sedang dilaksanakan sepanjang tahun 2026.
Baca Juga:
Kemenko PMK Dorong Kebijakan Kepemudaan Lebih Terarah dan Terukur
Penyampaian tersebut menjadi bagian dari upaya untuk memastikan setiap program di bidang keolahragaan dapat saling diselaraskan, sehingga pelaksanaannya berjalan lebih terkoordinasi serta mampu mendukung pencapaian target pembangunan olahraga nasional secara optimal.
[Redaktur: Ajat Sudrajat]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.