Usai upacara pembukaan, Kabacadnas menjelaskan bahwa Latsarmil Komcad ASN tidak hanya berfokus pada aspek pertahanan, tetapi juga diarahkan untuk membentuk karakter, kedisiplinan, serta semangat pengabdian sebagai abdi negara.
Ia juga menegaskan bahwa keikutsertaan dalam program ini bersifat sukarela, bukan kewajiban seperti wajib militer.
Baca Juga:
Wamenhan Pimpin Pelepasan Jenazah Juwono Sudarsono, Negara Beri Penghormatan Terakhir
”Ini bukan wajib militer, melainkan tumbuh secara sukarela. Kita berharap modal awal kebersamaan ini melahirkan sikap, karakter, dan mental yang baik dari para ASN untuk meningkatkan etos kerja saat mereka kembali ke instansinya masing-masing,” ujar Kabacadnas.
Ke depan, Kemhan RI menargetkan pembentukan sebanyak 4.000 ASN sebagai anggota Komcad sepanjang tahun 2026.
Target ini diharapkan mampu memperkuat cadangan sumber daya manusia pertahanan yang profesional, berintegritas, serta memiliki semangat bela negara, sebagai bagian dari upaya mewujudkan visi Indonesia Emas di masa mendatang.
Baca Juga:
Kabar Duka! Juwono Sudarsono Meninggal Dunia, Indonesia Kehilangan Tokoh Pertahanan Besar
[Redaktur: Ajat Sudrajat]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.