"Jadi, apa yang ingin saya sampaikan? Akhirnya nama beliau pun sekarang telah diingat kembali. Karena Bung Karno itu bukan hanya... Orang dulu sering katakan, 'Ibu bela bapaknya, karena Bung Karno bapak saya'. Saya jawab, 'masa seorang anak tidak akan bela orangtuanya?'," tutur Mega.
"Akhirnya sirna yang namanya komentar seperti itu, karena betul beliau adalah bapak biologis saya, tapi beliau juga adalah bapak ideologis saya sebagai warga bangsa," kata dia menambahkan.
Baca Juga:
Larangan Retreat Dianggap Perlawanan PDIP, Hubungan Mega-Prabowo Dipertaruhkan
Patung Bung Karno yang diresmikan itu merupakan bagian dari pekerjaan penataan kawasan Stasiun Tawang, Area Kota Lama, Semarang.
Satu pekerjaan adalah plasa patung Bung Karno, dua lainnya adalah pembangunan masjid stasiun yang bisa menampung 1.000 jemaah dan pembangunan gate-in/gate-out.
Patung Bung Karno itu dibuat oleh Seniman I Nyoman Nuarta setinggi 14 meter.
Baca Juga:
Hasto Ditahan, Megawati Larang Kadernya yang Baru Dilantik Jadi Kepala Daerah Ikut ke Magelang
Lokasinya dikelilingi air karena dibangun di atas polder yang terletak di area Stasiun Tawang.
Digadang-gadang bahwa patung ini akan menjadi patung Bung Karno yang tertinggi di dunia.
Megawati pernah menyatakan bahwa Sukarno dilengserkan dari kursi presiden lalu melanjutkan hidup sebagai rakyat biasa.