Saat itu ia menyebut hujan telah mereda di sejumlah wilayah dan menilai kondisi di beberapa daerah mulai membaik.
“Memang kemarin kelihatannya mencekam karena berseliweran di media sosial, tetapi begitu kami tiba langsung di lokasi banyak daerah yang sudah tidak hujan”.
Baca Juga:
Menteri ATR/BPN Siap Lindungi Lahan di Sumatra dari Mafia Tanah
Dalam pernyataan tersebut ia menempatkan Tapanuli Tengah sebagai wilayah paling berat terdampak banjir.
Ia juga menegaskan bahwa banjir dan longsor di Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh masih berada pada tingkat penanganan provinsi sehingga belum perlu ditetapkan sebagai bencana nasional.
Suharyanto menuturkan bahwa meski statusnya tingkat provinsi, bantuan pemerintah pusat tetap digerakkan secara besar-besaran melalui BNPB, TNI, Polri, serta kementerian dan lembaga lainnya.
Baca Juga:
Jasaraharja Putera Bantu Korban Banjir di Sumbar, Sumut dan Aceh
Ia menyebut Presiden telah mengerahkan dukungan tambahan termasuk alutsista TNI dan seluruh sumber daya BNPB.
“Karena statusnya tingkat provinsi pemerintah pusat memberikan dukungan maksimal dan menggerakkan seluruh kekuatan yang ada,” pungkasnya.
[Redaktur: Elsya Tri Ahaddini]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.