"Iya (yang biasa dibawa) salah satunya, tapi biasa juga kalau pas bawa laptop juga tasnya yang gemblok (ransel) itu. Iya itu juga pakai itu, cuma saat itu nggak bawa laptop. Ini juga pakai yang tas biasa saja, paling bawa buku satu," katanya.
Supriyanti menjelaskan Gita pulang dari kampus sebelum kecelakaan terjadi, namun malam itu putrinya berada lebih lama karena sedang ada persiapan acara kampus.
Baca Juga:
KPK Panggil 3 Bos Travel, Kasus Korupsi Kuota Haji Eks Menag Yaqut Makin Panas
"Itu juga mungkin pas pulang malam itu kan katanya mau ada event ya, jadi dia agak lama juga, kayaknya agak sore soalnya ayahnya WA itu kan dia bilang masih di kampus. Kemarin saya dengar kayaknya lagi mau ada event ya gitu dari kampus," katanya.
Sebelumnya, KA Argo Bromo Anggrek menabrak KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4/2026) malam, dan peristiwa itu menyebabkan 16 orang meninggal dunia termasuk Gita serta 90 orang lainnya terluka.
[Redaktur: Rinrin Khaltarina]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.