WAHANANEWS.CO, Jakarta - Anggota Komisi IV DPR RI Robert Joppy Kardinal menilai kecepatan pelayanan Badan Karantina Indonesia (Barantin) menjadi faktor penting dalam menjaga kelancaran arus ekspor dan impor di Indonesia.
Karena itu, ia menyoroti perlunya penguatan fasilitas, modernisasi peralatan, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) agar pelayanan karantina semakin efektif tanpa mengurangi ketatnya pengawasan.
Baca Juga:
Kunjungi Alas Purwo, Komisi IV DPR Tekankan Pentingnya Menjaga Kawasan Konservasi
Hal tersebut disampaikan Robert usai mengikuti Kunjungan Kerja Reses Komisi IV DPR RI ke Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Pelabuhan Batu Ampar, Batam, Kepulauan Riau, Kamis (23/7/2026).
Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat langsung pelaksanaan pengawasan karantina sekaligus mengidentifikasi berbagai kendala operasional di lapangan.
Menurut Legislator Dapil Papua Barat Daya ini, pelayanan karantina yang cepat sangat dibutuhkan karena berkaitan langsung dengan kelancaran distribusi barang ekspor maupun impor yang menopang aktivitas perekonomian nasional.
Baca Juga:
Komisi IV DPR Tinjau Tambang Emas di Banyuwangi, Tekankan Kesejahteraan Warga dan Kelestarian Lingkungan
"Tentu kita dari Karantina mesti melakukan servis atau pelayanan yang cepat. Karena ini kan semua ada yang ekspor, ada yang impor. Kedua-duanya kita butuh karena untuk melancarkan ekonomi. Tentu aturan kita harus jaga juga," ujarnya.
Meski demikian, Robert mengingatkan bahwa percepatan layanan tidak boleh mengurangi ketelitian dalam proses pemeriksaan.
Menurutnya, pengawasan yang cermat diperlukan untuk memastikan komoditas asal Indonesia memenuhi persyaratan negara tujuan sehingga terhindar dari penolakan di pasar internasional.