Dengan meningkatnya penggunaan produk lokal, rantai pasok industri perkeretaapian diharapkan semakin kuat dan mampu mengurangi ketergantungan terhadap impor.
"Kami berharap, TKDN yang dilakukan oleh PT Inka untuk memproduksi dari hulu sampai ke hilir kereta api ini mulai dari gerbong, gerbong barang, gerbong penumpang dan seterusnya tadi itu bisa meningkatkan TKDN-nya dari tahun ke tahun," imbuh Politisi Fraksi Partai NasDem itu.
Baca Juga:
Obon Tabroni Soroti Disparitas Upah dan Perlindungan Gig Workers dalam RUU Ketenagakerjaan
Selain membahas capaian TKDN, Komisi XI DPR RI turut menyoroti efektivitas penggunaan dana Penyertaan Modal Negara (PMN) yang telah digelontorkan kepada PT INKA.
DPR menegaskan bahwa dana negara tersebut harus dimanfaatkan secara optimal, transparan, dan tepat sasaran guna memperkuat kapasitas produksi perusahaan.
Menurut Fauzi, pengawasan terhadap penggunaan PMN menjadi bagian dari fungsi kontrol Komisi XI DPR RI agar investasi negara benar-benar memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kualitas industri transportasi nasional.
Baca Juga:
QRIS Semakin Mendunia, DPR Sebut Bukti Sistem Pembayaran Indonesia Kompetitif
Ia juga menekankan pentingnya konsistensi dalam penggunaan bahan baku lokal guna mendukung produksi berbagai moda transportasi massal di Indonesia.
"Kami berharap uang yang telah diberikan lewat PMN yang memang tupoksinya Komisi XI, kami ingin memastikan terealisasi dengan baik, kandungan TKDN-nya meningkat dari tahun ke tahun, dan kami berharap INKA ke depan bisa memenuhi kebutuhan dalam negeri seperti LRT Jabodebek, MRT, dan kereta jarak jauh," tutupnya.
[Redaktur: Ajat Sudrajat]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.