KonsumenListrik.WAHANANEWS.CO – Organisasi Relawan Nasional MARTABAT Prabowo-Gibran menilai langkah Google yang menggandeng AMP Robotics dalam mengubah sampah organik menjadi biochar sebagai terobosan besar yang patut ditiru Indonesia.
Inisiatif ini dinilai mampu menjawab dua persoalan sekaligus, yakni krisis sampah perkotaan dan tantangan perubahan iklim global.
Baca Juga:
DPRD Soroti Penanganan Sampah Kota Batu, Pemkot Diminta Gencarkan Pemilahan Sampah
Ketua Umum MARTABAT Prabowo-Gibran, KRT Tohom Purba, menegaskan bahwa pendekatan berbasis teknologi seperti yang dilakukan Google harus menjadi referensi dalam membangun sistem pengelolaan sampah nasional.
“Indonesia memiliki potensi sampah organik yang sangat besar. Jika dikelola dengan teknologi seperti biochar, ini bisa menjadi solusi strategis untuk menekan emisi sekaligus menciptakan nilai ekonomi baru,” ujarnya.
Ia menjelaskan, konsep pengubahan sampah menjadi biochar bukan sekadar inovasi teknis, melainkan bagian dari transformasi ekonomi hijau yang berkelanjutan.
Baca Juga:
Mahasiswa KKN UAD Sukses Sosialisasikan Pengelolaan Sampah di Dusun Mangli Gunungkidul
Menurutnya, langkah ini dapat mengubah paradigma lama yang melihat sampah sebagai beban menjadi aset bernilai tinggi.
“Kita harus keluar dari pola pikir kumpul-angkut-buang. Era ke depan adalah kumpul-olah-manfaatkan,” kata Tohom.
Tohom menambahkan, kerja sama Google dengan AMP Robotics yang memanfaatkan kecerdasan buatan untuk memilah sampah menunjukkan bahwa integrasi teknologi digital dan lingkungan menjadi kunci masa depan.