Pada Selasa (20/1/2026), satu kantong jenazah korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 berhasil dievakuasi dan selanjutnya dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Makassar untuk proses identifikasi.
Setelah melakukan analisis situasi dan rapat koordinasi lintas instansi, Tim SAR gabungan dari berbagai unsur kemudian difokuskan untuk menangani pencarian bagian penting pesawat.
Baca Juga:
Identifikasi Tuntas, Tim DVI Serahkan Tujuh Jenazah Korban ATR 42-500 ke Keluarga
Tim berhasil mencapai lokasi pada pagi hari dan melakukan pengecekan langsung terhadap potongan ekor pesawat yang diduga menjadi tempat terpasangnya black box.
“Tim sudah bisa menuju lokasi dan mengecek potongan ekor pesawat tersebut,” kata Dody.
Ia menambahkan bahwa berdasarkan pantauan awal, posisi benda yang diduga black box masih berada pada dudukannya di bagian ekor pesawat.
Baca Juga:
Tujuh Hari di Medan Ekstrem, Seluruh Korban Pesawat ATR 42-500 Akhirnya Ditemukan
Temuan tersebut selanjutnya akan melalui proses verifikasi lebih lanjut oleh pihak berwenang.
“Kami memang masih menduga benda ini adalah black box, tetapi kami akan menyerahkannya kepada tim KNKT untuk memastikan,” ujar Dody.
Menurut Dody, dugaan sementara itu diperkuat oleh bentuk fisik benda serta rekaman video yang dikirimkan tim lapangan.