Jokowi lantas mengungkapkan beberapa hal yang
menurutnya belum dijalankan maksimal oleh jajarannya.
Baca Juga:
Polemik Ijazah, JK Angkat Suara Keras: Jangan Lupa, Saya yang Dorong Jokowi ke Puncak Kekuasaan
K/L Pusat dan Daerah Minim Belanja
Jokowi mengaku masih belum puas dengan
realisasi anggaran belanja pemerintah di kuartal I 2021.
Dia meminta kementerian dan lembaga lebih
banyak melakukan belanja untuk mendorong pertumbuhan ekonomi.
Baca Juga:
Babak Baru Kasus Ijazah Jokowi, Lima Tersangka Siap Hadapi Sidang
Jokowi memaparkan, realisasi belanja APBN
masih di angka 15%, sementara untuk APBD masih 7%.
Serapan belanja anggaran pemulihan ekonomi
nasional pun baru 24,6%, padahal Rp 700 triliun disiapkan untuk memulihkan
ekonomi dari dampak pandemi.
"Saya minta percepatan belanja pemerintah
dikawal dan ditingkatkan, dan supaya kita tahu semuanya, realisasi belanja
pemerintah masih rendah, sekitar kurang lebih 15% untuk APBN, dan 7% untuk
APBD, masih rendah. Serapan belanja PEN juga masih rendah, baru 24,6%, sekali
lagi kecepatan, tapi juga ketepatan sasaran," ungkap Jokowi.