Penanganan khusus diberikan kepada SPBU dengan kebutuhan tinggi, salah satunya SPBU Batang Toru di Tapanuli Selatan, yang menerima tambahan distribusi Pertalite dan Biosolar secara bertahap sejak 5–7 Desember 2025.
Untuk suplai LPG di Sibolga dan Tapanuli Tengah, pengiriman dilakukan melalui kapal dari Teluk Kabung, Sumatera Barat, serta tambahan tabung dari SPBE Pakpak Bharat.
Baca Juga:
Kemdiktisaintek dan PLN Bersinergi Kembangkan Energi Surya untuk Masa Depan
Kondisi Distribusi Energi di Sumatera Barat
Di Sumatera Barat, ketersediaan BBM dan LPG secara umum masih aman.
Namun distribusi sempat terhambat akibat putusnya jalur nasional di Lembah Anai dan kemacetan di Sitinjau Lauik.
Baca Juga:
Penemuan Raksasa di Blok Ganal, Cadangan Gas 5 Tcf Perkuat Ketahanan Energi RI
Kementerian ESDM mendorong percepatan pemulihan akses transportasi darat agar suplai energi kepada masyarakat dapat kembali normal.
Selain itu, pemulihan kelistrikan dan jaringan komunikasi juga menjadi fokus percepatan.
“Kami terus berkoordinasi lintas sektor, termasuk dengan aparat penegak hukum, untuk memastikan distribusi BBM dan LPG ke wilayah terisolir berjalan aman, lancar, dan tepat sasaran,” tegas Rudy.