Kondisi Garuda pun akan semakin rentan dengan arus kas yang kian tipis apabila timbul kebijakan pengetatan pergerakan kembali ke depannya.
Baca Juga:
Kinerja Anjlok, Kerugian Garuda Indonesia Melonjak 4,5 Kali Lipat
Tanggapan Garuda
Direktur Utama Garuda Indonesia, Irfan Setiaputra, mengatakan, kemungkinan gagalnya restrukturisasi perseroan merupakan pandangan dari Kementerian BUMN selaku pemegang saham mayoritas perseroan.
“Kementerian BUMN melihat berbagai kemungkinan melalui perspektif yang lebih luas atas berbagai opsi-terkait langkah pemulihan kinerja Garuda Indonesia,” ujar Irfan.
Baca Juga:
Moncong Pesawat Garuda Penyok Usai Mendarat di Pekanbaru, Diduga Hantam Benda Asing di Udara
Namun, ia menyebut, pemerintah sebagai pemegang saham mayoritas Garuda masih memiliki berbagai opsi untuk memilihkan kinerja perseroan.
Ia juga meyakini, kinerja perusahaan akan berangsur membaik seiring dengan peningkatan tren pergerakan masyarakat. [qnt]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.