WAHANANEWS.CO, Jakarta - Pemerintah melalui Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas hunian masyarakat berpenghasilan rendah.
Salah satu langkah nyata dilakukan melalui alokasi Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) Tahun Anggaran 2026 yang menyasar sebanyak 19 unit rumah di Kabupaten Humbang Hasundutan, Provinsi Sumatera Utara.
Baca Juga:
Pemerintah Pastikan Layanan Kesehatan Tetap Optimal Selama Libur Nyepi dan Lebaran 2026
Program ini bertujuan membantu masyarakat dalam memperbaiki rumah yang tidak layak huni menjadi lebih sehat, aman, dan nyaman.
Bantuan tersebut diharapkan mampu mendorong peningkatan kualitas hidup masyarakat sekaligus memperbaiki kondisi lingkungan permukiman secara menyeluruh.
Untuk memastikan program berjalan tepat sasaran, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait bersama Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian melakukan peninjauan langsung ke lokasi di Desa Lintongnihuta.
Baca Juga:
Pemerintah Imbau Pemudik Manfaatkan WFA agar Arus Mudik Lebaran 2026 Lebih Merata
Kunjungan ini difokuskan pada proses verifikasi penerima bantuan serta melihat secara langsung kondisi rumah warga yang akan direnovasi melalui program BSPS.
Dalam kesempatan tersebut, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menyampaikan apresiasi atas kinerja tim di lapangan yang dinilai telah menjalankan proses seleksi secara teliti dan akurat.
“Saya sangat mengapresiasi tim Kementerian PKP yang bekerja keras untuk memberikan rumah layak huni kepada masyarakat. Dalam memilih penerima bantuan bedah rumah melalui Program BSPS di Kabupaten Humbang Hasundutan ini sudah sangat tepat sasaran,” ujar Tito Karnavian, Kamis (26/3/2026).
Senada dengan hal itu, Menteri PKP Maruarar Sirait juga mengungkapkan rasa bangganya terhadap jajaran Kementerian PKP yang dinilai mampu menjalankan tugas dengan baik, terutama dalam memastikan bantuan benar-benar diterima oleh masyarakat yang membutuhkan.
“Saya sangat bangga melihat kinerja jajaran Kementerian PKP yang telah bekerja dengan baik. Saya juga melihat langsung hasil BSPS Tahun Anggaran 2025 yang sangat bagus dan membuat masyarakat penerima bantuan merasa bahagia,” ujar Maruarar Sirait.
Selain meninjau program tahun berjalan, kedua menteri juga melihat hasil pelaksanaan BSPS Tahun Anggaran 2025 yang telah rampung.
Hasilnya menunjukkan bahwa program ini memberikan dampak positif yang signifikan, baik dari segi kualitas bangunan maupun kepuasan masyarakat penerima manfaat.
Program BSPS sendiri merupakan salah satu strategi pemerintah dalam mendorong partisipasi masyarakat untuk memperbaiki rumahnya secara swadaya dengan dukungan stimulan dari pemerintah.
Melalui program ini, diharapkan tercipta hunian yang lebih layak serta lingkungan yang sehat, tertata, dan berkelanjutan di berbagai daerah di Indonesia.
[Redaktur: Ajat Sudrajat]