WAHANANEWS.CO, Jakarta - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menyiapkan sebanyak 1.968 petugas kebersihan untuk mengendalikan sampah kota selama perayaan Lebaran 2025 atau Idulfitri 1446 Hijriah.
Kepala melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bandung Dudy Prayudi mengatakan, langkah ini diambil guna mengantisipasi lonjakan volume sampah yang diperkirakan meningkat hingga 30 persen dibandingkan hari biasa.
Baca Juga:
Pemkot Bandung Luncurkan Aplikasi Mobile Bayar PBB dan Pajak Kendaraan, Cuma 5 Menit!
“Kami sudah mempersiapkan personel yang akan bertugas di berbagai titik krusial, mulai dari pusat keramaian, lokasi Shalat Id, hingga tempat wisata. Ini merupakan upaya kami agar Kota Bandung tetap bersih selama libur Lebaran,” ujar Dudi di Bandung, Jawa Barat, Rabu (26/3/2025).
Pada malam takbiran pihaknya akan mengerahkan 993 petugas kebersihan di sejumlah lokasi yang diprediksi ramai dikunjungi warga, seperti pusat perbelanjaan dan kawasan dengan banyak Pedagang Kaki Lima (PKL).
Menurut dia, aktivitas masyarakat yang meningkat pada malam takbiran sering kali menyebabkan lonjakan sampah, sehingga pengawasan kebersihan diperketat.
Baca Juga:
Terapkan Seperti Aplikasi Simonel Kota Bandung, Pemkab Fakfak Lakukan Kerjasama dengan Pemkot Bandung
Sementara pada hari H Lebaran, kata dia, sebanyak 222 petugas kebersihan akan ditempatkan di lokasi-lokasi Shalat Id, khususnya di lapangan terbuka yang digunakan untuk ibadah.
“Sampah dari alas shalat, seperti koran dan kardus, menjadi perhatian utama dalam penanganan kebersihan,” kata dia.
Selain itu TPU di Kota Bandung juga menjadi fokus perhatian karena banyak warga yang melakukan ziarah kubur setelah Shalat Id.
Pihaknya bekerja sama dengan Dinas Cipta Karya, Bina Konstruksi, dan Tata Ruang (Disciptabintar) untuk mengantisipasi lonjakan peziarah serta memastikan kebersihan area pemakaman tetap terjaga.
Lebih lanjut Dudy menyebut DLH Kota Bandung juga telah menyiapkan 753 personel kebersihan yang akan bertugas di berbagai lokasi wisata, pusat perbelanjaan, dan titik keramaian lainnya, untuk mengantisipasi wisatawan domestik memadati Kota Bandung.
“Kota Bandung selalu menjadi destinasi liburan setelah Lebaran. Kami ingin memastikan wisatawan dan warga bisa menikmati liburan dengan nyaman tanpa terganggu oleh sampah yang menumpuk,” kata Dudy.
Ia mengajak masyarakat dan wisatawan untuk turut menjaga kebersihan kota dengan membuang sampah pada tempatnya serta memilah sampah organik dan anorganik.
“Kami mengimbau warga untuk menahan sampah di rumah masing-masing selama hari H atau jika memungkinkan melakukan pengolahan sampah organik dengan metode sederhana, seperti komposter,” katanya dikutip dari VOI.
[Redaktur: Zahara Sitio]