Menurutnya, keterlibatan masyarakat umum harus diperluas agar makna kemerdekaan dapat dirasakan bersama.
“Istana saja undangannya 80 persen masyarakat umum. Harusnya pemerintah daerah juga melakukan hal sama,” ujarnya.
Baca Juga:
Bertemu Presiden, Kapolri Jadi Sorotan di Tengah Isu Pergantian
Selain kesederhanaan, Presiden Prabowo juga menekankan pentingnya suasana kegembiraan, kebersamaan, dan optimisme dalam peringatan HUT ke-80 RI.
Pemerintah merencanakan sejumlah rangkaian kegiatan, termasuk inovasi baru berupa karnaval malam di sekitar Istana Merdeka.
Acara utama akan dipusatkan di Jakarta, dimulai dengan Upacara Detik-Detik Proklamasi di Istana Merdeka pada pagi hari.
Baca Juga:
Ditlantas Polda Jambi Gencarkan Edukasi Keselamatan Lalu Lintas di Empat Sekolah, Kukuhkan Paskibraka hingga Cek Kendaraan Siswa
Siangnya, akan digelar Pesta Rakyat di halaman tengah Istana, sedangkan di Monumen Nasional (Monas) rangkaian pesta rakyat berlangsung sejak pagi hingga malam.
Puncak perayaan pada malam hari akan dimeriahkan dengan pesta kembang api dan Karnaval Kemerdekaan.
Karnaval ini diikuti oleh berbagai instansi pemerintah pusat dan daerah, TNI, Polri, Kejaksaan, BUMN, hingga BUMD.