Ecky justru menyoroti sejumlah indikator kesejahteraan dan pembangunan yang berhasil mencapai target, bahkan menunjukkan capaian yang relatif baik.
“Yang unik adalah angka-angka asumsi makro banyak yang belum tercapai, tapi angka-angka target kesejahteraan, target pembangunan justru hampir seluruhnya tercapai,” ujar Legislator dari Fraksi PKS itu.
Baca Juga:
Pemkot Bengkulu Kembangkan Aplikasi SIKOLU dan OSS untuk Tarik Investasi Daerah Lebih Banyak
Menurutnya, salah satu indikator yang menunjukkan capaian sesuai target adalah tingkat pengangguran terbuka.
Begitu pula Rasio Gini yang menjadi salah satu ukuran untuk melihat tingkat ketimpangan pendapatan di tengah masyarakat.
Selain kedua indikator tersebut, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) juga disebut telah memenuhi sasaran yang ditetapkan.
Baca Juga:
Prabowo Bicara Anomali Ekonomi RI, Kaget Tahu Penduduk Miskin Bertambah
Capaian positif turut terlihat pada sektor pertanian dan perikanan melalui indikator nilai tukar petani dan nilai tukar nelayan yang dinilai berada sesuai dengan target pembangunan.
Ecky menilai keberhasilan sejumlah indikator tersebut menunjukkan bahwa penggunaan anggaran negara tetap memberikan hasil terhadap pencapaian target pembangunan, meskipun pada saat yang sama terdapat beberapa asumsi makroekonomi yang belum terealisasi sesuai rencana.
“Bisa berarti apa? Efisien dan efektif di dalam mencapai target,” katanya.