WAHANANEWS.CO, Jakarta - Momentum peringatan 81 tahun Kemerdekaan Republik Indonesia, Komisi XII DPR RI mendorong pemerintah untuk semakin mengoptimalkan pemanfaatan energi surya sebagai salah satu sumber energi masa depan.
Langkah tersebut dinilai penting untuk memperkuat kemandirian sekaligus ketahanan energi nasional di tengah kebutuhan energi yang terus meningkat.
Baca Juga:
Komisi XII DPR Optimistis Target Lifting Minyak dan Gas 2027 Bisa Tercapai
Salah satu upaya yang mendapat perhatian adalah peningkatan target pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) hingga mencapai 100 Gigawatt (GW) menuju 2034.
Target tersebut telah dimasukkan dalam Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) terbaru sebagai bagian dari strategi pengembangan energi baru dan terbarukan (EBT) di Indonesia.
Ketua Komisi XII DPR RI Bambang Patijaya mengatakan, pengembangan PLTS merupakan langkah strategis untuk memanfaatkan potensi energi matahari yang tersedia melimpah di Indonesia.
Baca Juga:
DPR Apresiasi Swasembada Delapan Komoditas Pangan, Bambang Haryadi: Ini Prestasi
Menurutnya, kondisi geografis Indonesia yang berada di wilayah tropis memberikan peluang besar untuk meningkatkan pemanfaatan energi surya sebagai sumber listrik.
Pernyataan tersebut disampaikan Bambang seusai mengikuti Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI-DPD RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (14/8/2026).
Ia menilai optimalisasi energi surya menjadi pilihan yang logis karena Indonesia memiliki paparan sinar matahari yang relatif tinggi sepanjang tahun.