Bayi yang lahir di palungan itu merupakan kasih Allah yang luar biasa dan agung, Ia sungguh menunjukkan kasih itu tidak hanya di dalam janji tapi dalam kenyataan.
Romo Reynold juga mengatakan bahwa dalam perayaan Natal, kita bisa melihat bagaimana Allah mengasihi kita dengan total. Tidak dengan asal-asalan, bahkan Ia mengalami sengsara untuk mengasihi kita.
Baca Juga:
Pemerintah Terbitkan Permen Komdigi Nomor 9 Tahun 2026, Akses Anak di Bawah 16 Tahun ke Platform Berisiko Akan Dibatasi
“Kasih ini lah yang kiranya menjadi sumber pengharapan kita terutama dalam situasi yang sulit,” tambahnya.
Ia mengingatkan bahwa di balik situasi yang sulit tersebut, kita tidak sendiri. Ada Tuhan yang bersama-sama dengan kita.
Ada Tuhan yang mengasihi kita, Dialah yang menjadi sumber pengharapan kita bahwa kalau kita setia, kita tekun, kita mau berjuang, pasti semua akan baik-baik saja.
Baca Juga:
Diduga Dilindungi Oknum, Lima Lokasi Judi Gelper di Pekanbaru Bebas Beroperasi, Setoran Ratusan Juta per Bulan Disorot
“Itu lah jaminan dari Tuhan. Itulah menjadi sumber pengharapan kasih Tuhan kepada kita. Kalau Tuhan memberikan anakNya untuk kita, tinggal bagaimana kita mengimani dan mempercayai kasih dan rencana Tuhan itu dalam diri kita,” kata dia.
Romo Reynold ingin agar umat sungguh merasakan kehadiran Tuhan dalam diri kita dan mau mempercayakan hidup kita kepadaNya.
[Redaktur: Zahara Sitio]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.