Hingga Sabtu (23/5/2026) pukul 10.00 WIB, PLN mencatat pasokan listrik yang berhasil dipulihkan telah mencapai lebih dari 3.192 megawatt (MW) dari total 5.334 MW yang sebelumnya terdampak.
Selain itu, sebanyak 157 gardu induk dari total 176 gardu induk yang mengalami gangguan juga telah kembali beroperasi normal.
Baca Juga:
PLN Catat Laba Bersih Rp7,26 Triliun di Tengah Gejolak Nilai Tukar Global
Dengan capaian tersebut, sebanyak 8.351.670 pelanggan kini kembali menikmati pasokan listrik di berbagai wilayah Sumatra.
PLN memastikan proses pemulihan masih terus berlangsung agar seluruh pelanggan terdampak dapat segera memperoleh layanan listrik secara normal.
Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo saat konferensi pers di Kantor Pusat PLN, Sabtu (23/5/2026) mengatakan fokus utama PLN pascagangguan adalah mengoperasikan kembali pembangkit-pembangkit yang sebelumnya terdampak untuk kemudian diselaraskan kembali dengan sistem transmisi yang telah siap.
Baca Juga:
PLN-Pemprov Jabar Teken MoU Ketenagalistrikan, Dorong Pemerataan Akses Listrik hingga Pelosok
“Saat ini seluruh petugas dan tim teknis PLN bekerja penuh selama 24 jam di lapangan. Proses pemulihan terus berjalan dan kami all out agar pasokan listrik kepada masyarakat dapat segera pulih kembali secara bertahap dan aman,” ujar Darmawan.
PLN juga terus memperkuat koordinasi dengan Kementerian ESDM, pemerintah daerah, aparat terkait, serta seluruh pemangku kepentingan guna mempercepat normalisasi sistem kelistrikan di Sumatra.
Seluruh langkah yang dilakukan saat ini difokuskan untuk menjaga keandalan sistem sekaligus memastikan proses pemulihan berlangsung aman dan terkendali.