"Ini adalah perintah UUD. Kita perang kemerdekaan dengan UUD ini. Dan logikanya, ini kekayaan kita. Masa kekayaan kita ya diolah, diambil, dijual ke luar negeri hasil jualannya tidak ditaruh di Indonesia? Masuk akal atau tidak?," lanjutnya.
Prabowo lantas mengibaratkannya dengan seseorang yang memiliki warung. Ia berjualan setiap hari dan keuntungannya di dalam laci atau lemarin.
Baca Juga:
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dolar AS, DEN Beri Peringatan Serius ke Prabowo
"Kemudian laci itu, lemari itu, tas itu diambil orang lain. Kamu merasa biasa atau tidak? Tabunganmu diambil," kata Prabowo.
"Saudara-saudara, selama berapa puluh tahun tabungan Indonesia diambil dan uangnya tidak ditaruh di Indonesia, ditaruh di luar negeri," lanjutnya.
[Redaktur: Alpredo Gultom]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.