Menurut Saleh, ajang Piala Dunia juga dapat menjadi sarana pembelajaran bagi pecinta sepak bola nasional untuk mengamati strategi, teknik permainan, serta pola pembinaan yang diterapkan negara-negara peserta yang memiliki tradisi sepak bola kuat.
“Kita bersyukur hak siar Piala Dunia itu diberikan kepada TVRI. Nah ini sebetulnya momentum untuk rakyat Indonesia untuk menikmati tontonan ini, tontonan berkelas dunia,” katanya.
Baca Juga:
Komisi VII DPR Dorong Industri Animasi dan Konten Digital Jadi Motor Baru Ekonomi Kreatif Indonesia
Sebagai informasi, Piala Dunia FIFA 2026 akan menjadi edisi terbesar sepanjang sejarah penyelenggaraan turnamen tersebut.
Untuk pertama kalinya, kompetisi akan diikuti oleh 48 negara yang terbagi dalam 12 grup.
Turnamen ini diselenggarakan secara bersama-sama oleh tiga negara, yakni Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
Baca Juga:
Talenta Animator Indonesia Mendunia, DPR Minta Dukungan Pembiayaan Diperkuat
Ajang sepak bola paling prestisius di dunia itu dijadwalkan berlangsung mulai 11 Juni hingga 19 Juli 2026 waktu setempat.
Pertandingan pembuka akan mempertemukan tuan rumah Meksiko melawan Afrika Selatan pada 12 Juni 2026 pukul 02.00 WIB.
Dengan format baru dan jumlah peserta yang lebih banyak, Piala Dunia 2026 diprediksi akan menghadirkan atmosfer kompetisi yang lebih meriah dan menjangkau lebih banyak penggemar sepak bola di seluruh dunia.