Aturan zero karantin dan VOA ini adalah momentum yang menurutnya sangat tepat dan bagus untuk pasar Eropa yang akan melakukan liburan musim panas pada Juni, Juli Agustus, dan September.
Karena pola booking mereka untuk liburan musim panas sudah dimulai Maret dan April.
Baca Juga:
Rayakan Nyepi dengan Pantun: Ucapan Spesial untuk Sahabat Hindu
Jika pada Maret dan April tidak ada aturan jelas bisa saja mereka mengalihkan liburannya ke tempat lain yang aturannya lebih jelas dan mudah.
Jadi khusus Eropa mereka akan datang mulai Juni sampai September.
"Kemudian negara lain seperti Australia saya dengar sudah mau datang. Artinya dengan kemudahan-kemudahan ini akan memberikan peluang kepada calon-calon wisatawan yang akan berlibur ke Bali," imbuhnya.
Baca Juga:
Libur Lebaran di Pulau Dewata? Kunjungi 5 Destinasi Wisata Ini!
Biasanya, turis Eropa akan membuat pesanan atau booking paket liburan mulai dari 3 sampai 6 bulan sebelum musim panas.
Jadi Maret dan April merupakan momen yang tepat untuk mereka booking. Ia pun sudah menerima bookingan dari wisatawan Eropa pada Juli dan Agustus.
Bahkan yang dulunya belum jadi berangkat ke Bali mereka melakukan re-booking untuk ke Bali.