Sementara, Kepala UPT BP2MI Semarang, Pujiono, yang turut hadir menyampaikan selamat memperingati Hari Migran International dan berharap B2P3 membantu pemerintah dalam mewujudkan Migran Berdaya.
“PMI turut menyumbang devisa terbesar kedua di Indonesia, kita harus bekerja sama dan bersinergi untuk memberdayakan mereka,” terang Pujiono.
Baca Juga:
Bupati Morut Pastikan Korban Banjir Desa Bunta Dapat Pelayanan Optimal
Sambutan dan orasi budaya disampaikan Ketua Umum Pengurus Pusat B2P3 Jamaludin Suryohadikusumo. Berbagai kendala yang terjadi seputar PMI ditengarai karena tidak ada “political will” dari pemerintah pusat.
“Regulasi masih tumpang tindih, peraturan pelaksanaan Undang Undang 18/2017 tentang Pelindungan PMI belum jadi, bahkan pemerintah sering melakukan ‘pembiaran’ ketika terjadi kasus-kasus PMI yang menjadi korban,” ujar Jamal berapi-api.
Dalam kesempatan ini B2P3 juga mengadakan MOU dengan Dewan Pimpinan Pusat Pemuda Melayu.
Baca Juga:
Pemkab Sigi Berkomitmen Lindungi dan Berdayakan Pekerja Migran Asal Daerahnya
Diharapkan dengan adanya nota kesepahaman ini, dapat saling bersinergi memperjuangkan hak-hak PMI, dan dengan dialog berbasis kebudayaan diharapkan PMI dapat menjadi duta wisata yang mengenalkan Indonesia di negeri orang.
Selamat Hari Migran Internasional 2021. PMI Berdaya, Keluarga Sejahtera, Indonesia Jaya. [qnt]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.