WahanaNews.co | Juru
Bicara Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Siti Nadia Tarmizi
mengungkapkan vaksinasi menggunakan alat suntik kosong di Pluit, Jakarta Utara,
Jumat (6/8), terjadi lantaran kelalaian vaksinator.
Baca Juga:
Dinas Kesehatan Yogyakarta Targetkan 30.702 Anak Terima Imunisasi Polio pada PIN 2024
"Ini sebabnya kesalahan saat mengambil suntikan yang
belum diisi vaksin," kata Nadia, sapaan akrabnya, seperti dikutip dari
Antara Selasa (10/8).
Nadia mengungkapkan vaksinator tersebut diketahui bekerja
sebagai tenaga perawat di Rumah Sakit Graha Kedoya, Jakarta Utara.
Saat ini, sambung Nadia, Kepolisian Sektor (Polsek) setempat
tengah melakukan pemeriksaan untuk memperoleh keterangan dari sejumlah pihak
terkait.
Baca Juga:
Pemkab Batang, Massifkan Pencegahan Kasus Flu Singapura (HFMD)
"Saat ini sedang didalami oleh polisi," katanya.
Atas kejadian tersebut, kata Nadia, Kementerian Kesehatan
bersama Dinas Kesehatan DKI Jakarta telah memutus kerja sama dengan vaksinator
tersebut.
"Saat ini yang bersangkutan sudah tidak boleh menjadi
vaksinator lagi dan kami juga minta penanggung jawab harus lebih memonitor hal
ini," katanya.
Sebelumnya, informasi soal penyuntikan vaksin kosong itu
beredar di media sosial. Dalam informasi yang beredar, vaksinasi itu terjadi di
sekolah Ipeka Pluit Timur.
"Anggota kami masih bergerak di lapangan," kata
Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Guruh Arif Darmawan saat dihubungi, Senin
(9/8). [dhn]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.