WahanaNews.co | Plt Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Muhamad Mardiono mengungkapkan pihaknya saat ini belum menentukan bakal Capres dan Cawapres Pemilu 2024.
Sebab rekomendasi Capres-Cawapres dalam PPP memiliki mekanisme tersendiri.
Baca Juga:
Menko Yusril: Syarat Capres Tanpa Threshold Bakal Dibahas Lewat Revisi UU Pemilu
"Soal Capres dan Cawapres di PPP itu ada mekanismenya, nanti lewat forum khusus. Sebab, terkait hal itu merupakan suatu perhelatan nasional sehingga tidak hanya satu provinsi atau cabang," ujar Mardiono dalam keterangan tertulis, Senin (26/9/2022).
Mardiono mengungkap forum khusus untuk pemilihan Capres atau Cawapres bisa dilaksanakan dalam Mukercab atau Rapimcab, Mukerwil atau Rapimwil, hingga Mukernas atau Rapimnas.
Ia mengaku belum bisa memastikan waktunya, karena PPP juga tergabung dalam Koalisi Indonesia Bersatu (KIB).
Baca Juga:
Kemungkinannya 99% MK Akan Menolak Sengketa PHPU Terkait Pilpres 2024
"Karena PPP ada keterkaitan dengan KIB, maka itu akan berproses dari internal ke KIB. Bahkan, KIB sampai saat ini belum ada bahasan soal Capres dan Cawapres," jelasnya.
Diketahui dalam kegiatan Musyarawah Kerja Cabang (Mukercab) Ke-1 Serentak DPC PPP Se-DKI Jakarta, para kader menyambut kedatangan Anies Baswedan dengan seruan 'Presiden'.
Menanggapi hal tersebut, Mardiono mengaku menghormati dan menghargai suara kadernya.