Berdasarkan hasil pemeriksaan tersebut, tim memutuskan melakukan translokasi pada hari yang sama ke habitat yang lebih aman melalui koordinasi lintas lembaga.
Lokasi pelepasliaran ditetapkan di hutan primer Resor Cintaraja, kawasan Taman Nasional Gunung Leuser yang masih alami dan jauh dari aktivitas manusia.
Baca Juga:
Diskon Tambah Daya Listrik Hingga 50 Persen Resmi Dibuka, Berlaku Sampai 23 Juni
"Perjalanan menuju titik pelepasliaran tidak mudah. Tim harus menempuh medan berat, termasuk menyeberangi sungai dengan menggunakan rakit untuk mengangkut orangutan tersebut. Jarak antara lokasi evakuasi dan lokasi translokasi diperkirakan mencapai 14 kilometer," katanya.
Setibanya di lokasi, orang utan tersebut langsung dilepasliarkan dan segera memanjat pohon terdekat sebelum menghilang ke dalam rimbunnya hutan.
"Kegiatan ini merupakan bentuk respon cepat kolaborasi para pihak dalam menangani potensi interaksi negatif antara manusia dan orang utan serta upaya penyelamatan satwa liar dilindungi agar dapat kembali hidup aman di habitat alaminya," ujarnya.
Baca Juga:
Ketegangan Memuncak, AS dan Iran Saling Klaim soal Status Selat Hormuz
[Redaktur: Rinrin Khaltarina]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.