Mobilitas warga di desa sekitar bandara juga
diharapkan meningkat.
"Bandara ini direncanakan menjadi bandara
internasional, sehingga pusat untuk haji dan umrah dapat dibagi ke dua bandara,
tidak hanya bandara di Surabaya," jelas Luhut terkait rencana ke depan.
Baca Juga:
Luhut Blak-blakan Subsidi Energi RI Belum Tepat Sasaran: 62,89 Persen Dinikmati Orang Kaya
Ia juga menambahkan, bandara ini pun menjadi
cara untuk meningkatkan komunikasi bagi wilayah selatan di Jawa Timur.
"Saya harap proyek ini dapat berjalan dengan
baik sehingga dapat meningkatkan kehidupan masyarakat, dan selesai tepat waktu
pada pertengahan tahun 2023," tandas Luhut.
Sebelumnya, sejak awal pembangunan Bandara
Kediri, Luhut sudah aktif mengawal perjalanan proyek tersebut.
Baca Juga:
Sejarah Berdirinya Satuan 81 Kopassus, Pasukan Elit Anti Teror TNI Bentukan Prabowo Subianto Dan Luhut Panjaitan
Bahkan, Luhut sendiri yang meresmikan secara
virtual Pencanangan Pembangunan Bandar Udara Internasional Kediri di Kabupaten
Kediri, Jawa Timur, sekitar setahun lalu.
Pembangunan Bandara Baru Kediri ini menggunakan
skema Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU).
"Dua tahun yang lalu proyek ini direncanakan
dan berjalan cukup panjang, ini adalah hal yang bersejarah untuk Indonesia,
untuk pertama kalinya pembangunan bandara yang disponsori oleh swasta,"
katanya, melalui keterangan tertulis, Rabu (15/4/2020) silam.