Reputasinya sebagai influencer berprestasi membuat tantangan debat terhadap Sahroni semakin diperhatikan publik.
Di tengah polemik, Sahroni memberi klarifikasi bahwa ucapannya bukan ditujukan pada rakyat.
Baca Juga:
Sahroni Desak Polri Ringkus Pihak di Balik Grup Facebook Berisi Konten Inses
“Kan gue tidak menyampaikan bahwa masyarakat yang mengatakan bubarkan DPR itu tolol, kan enggak ada,” jelasnya.
Menurutnya, pernyataan itu diarahkan pada pola pikir yang menganggap DPR bisa bubar hanya karena isu gaji dan tunjangan.
Ia menyebut kesalahpahaman terjadi karena pernyataannya dipahami keliru.
Baca Juga:
Mudik Lancar, DPR Apresiasi Polri
Sahroni menegaskan bahwa DPR tetap dibutuhkan untuk menjaga fungsi pengawasan pemerintah dalam sistem demokrasi Indonesia.
[Redaktur: Elsya Tri Ahaddini]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.