WAHANANEWS.CO, Jakarta - Pintu rumah Ahmad Sahroni tak hanya terbuka, tetapi seakan disapu habis oleh amarah massa, meninggalkan kerugian fantastis yang ia taksir mencapai Rp 80 miliar setelah penjarahan yang terjadi pada Sabtu (30/8/2025).
Anggota DPR RI nonaktif itu menceritakan, hampir seluruh isi rumahnya lenyap diambil sekelompok orang tak dikenal yang datang secara berkelompok dan bertindak tanpa kendali.
Baca Juga:
Ahmad Sahroni Kembali Duduki Kursi Wakil Ketua Komisi III DPR
Saat kembali menginjakkan kaki di rumahnya pada Jumat (19/9/2025), Sahroni mendapati bangunan tersebut rusak berat dari lantai bawah hingga lantai atas, dengan jejak kehancuran yang masih jelas terlihat.
“Yang saya laporkan Rp 80 miliar, Yang Mulia,” ujar Ahmad Sahroni ketika memberikan kesaksian dalam sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Utara, Selasa (13/1/2026).
Ia kemudian menjelaskan bahwa kerugian itu mencakup berbagai barang bernilai tinggi hingga kebutuhan rumah tangga sehari-hari yang tak tersisa.
Baca Juga:
Rusdi Masse Hengkang dari NasDem, Nasib Kursi DPR Menunggu Keputusan Surya Paloh
Patung Iron Man, pakaian, lampu, dan beragam perabot rumah tangga disebutnya ikut raib dalam peristiwa tersebut.
“Mobil lima, Yang Mulia, hancur kelima-limanya,” kata Sahroni saat menguraikan kondisi lima unit kendaraan miliknya yang dirusak massa.
Tak hanya harta benda, Sahroni juga kehilangan dokumen-dokumen penting yang menyangkut riwayat hidup dan legalitas pribadinya.