WahanaNews.co | Pada Januari 2023 Tim AIS Ditjen Aplikasi Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menemukan 147 isu hoaks. Sementara pada Februari 2023 terdapat 117 isu hoaks dan Maret 2023 terdapat 161 isu hoaks.
Kominfo melaporkan bahwa selama tiga bulan pertama 2023, pihaknya telah menemukan sebanyak 425 isu hoaks di situs web dan platform digital.
Baca Juga:
Penjelasan Kantah Jakbar Soal Informasi Negara Ambil Tanah Bila Tak Diubah ke Sertifikat Elektronik
Kominfo menyebut bahwa jumlah ini lebih tinggi daripada periode yang sama tahun 2022, yakni 393 isu hoaks.
Berdasarkan kategori, isu hoaks paling banyak berkaitan dengan kesehatan. Tim AIS Kementerian Kominfo menemukan sebanyak 2.256 isu hoax dalam kategori kesehatan.
Meskipun transisi ke endemi sedang berlangsung, ternyata masih banyak beredar isu hoaks yang berkaitan dengan Covid-19 baik mengenai virus maupun vaksinasi.
Baca Juga:
Plh. Kalapas Gunungsitoli Buka Suara soal Isu Hoaks Lakukan Pungli
"Ada banyak informasi yang menyesatkan terutama berkaitan dengan khasiat tanaman atau obat dan produk kesehatan," tulis Kominfo dikutip dari keterangan resmi, Selasa (11/4/2023),
Isu hoaks yang berkaitan dengan kebijakan pemerintah juga tercatat paling banyak ditemukan. Secara kumulatif, sejak Agustus 2018, Tim AIS Kementerian Kominfo menemukenali 2.075 isu hoaks dalam kategori pemerintahan.
Paling banyak merujuk pada akun palsu pejabat pemerintah pusat dan daerah. Selain itu ada beberapa informasi menyesatkan mengenai kebijakan pemerintah terkini.