Harga yang Stabil: Harga CNG cenderung lebih stabil dibandingkan dengan bahan bakar fosil lainnya karena gas alam kurang tunduk pada fluktuasi pasar minyak.
Sumber Energi yang Berkelanjutan: CNG diperoleh dari sumber gas alam yang melimpah, menjadikannya opsi yang berkelanjutan dan ramah lingkungan.
Baca Juga:
Kementerian ESDM Sebut RI Butuh 8,6 Juta Ton LPG per Tahun
Di samping itu, Asosiasi Perusahaan Liquefied & Compressed Natural Gas Indonesia (APLCNGI) sempat membeberkan sejumlah keunggulan penggunaan CNG sebagai alternatif pengganti LPG untuk kebutuhan masyarakat.
Ketua APLCNGI Dian Kuncoro menjelaskan bahwa Indonesia saat ini memiliki cadangan gas bumi yang jauh lebih melimpah dibandingkan dengan cadangan minyak bumi. Menurutnya, CNG menawarkan fleksibilitas distribusi karena mampu menjangkau wilayah-wilayah terpencil yang sulit ditembus oleh jaringan pipa gas konvensional.
"Bicara bagaimana pemanfaatan gas bumi ini untuk rumah tangga salah satu yang efektif dan efisien yang sudah ada itu memang melalui klaster pipa. Dan itu bisa melayani untuk wilayah-wilayah yang jauh dari pipa," ujarnya dalam acara diskusi oleh ASPEBINDO, dikutip Kamis (7/5/2026).
Baca Juga:
Bareskrim: Penyelewengan BBM-LPG Subsidi, Jatim dan Jateng Wilayah Tertinggi
Di samping itu, keunggulan lain dari sisi teknologi penyimpanan gas mulai beralih menggunakan material komposit atau karbon. Inovasi tabung CNG memiliki bobot yang jauh lebih ringan dan daya tahan yang lebih kuat dibandingkan dengan tabung besi Tipe 1 yang selama ini digunakan dalam industri gas.
Penggunaan CNG untuk sektor rumah tangga juga dapat dilakukan melalui model klasterisasi pipa yang sudah diimplementasikan di beberapa wilayah seperti Yogyakarta dan Sleman. Skema itu memungkinkan masyarakat menikmati aliran gas tanpa harus bergantung sepenuhnya pada ketersediaan infrastruktur pipa transmisi nasional.
Lebih lanjut, penggunaan CNG juga memiliki keuntungan dari sisi keekonomian bisnis yang lebih stabil.