Menurut Guterres, respons terhadap ancaman ini tidak cukup hanya berupa kesiapsiagaan jangka pendek.
"Satu-satunya respons yang efektif adalah tindakan iklim yang setara dengan krisis yang ada yakni mengakhiri kecanduan terhadap bahan bakar fosil, mempercepat peralihan ke energi terbarukan, melindungi kelompok paling rentan, dan menyediakan sistem peringatan dini bagi semua orang," imbuhnya.
Baca Juga:
Kapan Puncak Musim Kemarau di RI? Ini Prediksi BMKG
Peringatan El Nino 2026 kini menjadi perhatian global karena dampaknya berpotensi terasa di banyak negara, termasuk kawasan yang rawan kekeringan, krisis air, gangguan pangan, dan cuaca ekstrem.
[Redaktur: Rinrin Khaltarina]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.