Lebih lanjut, Menkomdigi menjelaskan bahwa kekuatan utama Garuda Spark terletak pada pendekatan kolaboratif yang dijalankan secara berkelanjutan.
Dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan, startup lokal tidak hanya mendapatkan pendampingan, tetapi juga kesempatan untuk berinteraksi langsung dengan investor, komunitas inovasi, serta pemerintah.
Baca Juga:
PPATK Catat Penurunan Signifikan Judi Online Sepanjang 2025
Pendekatan tersebut dinilai penting untuk mendorong percepatan pengembangan produk, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, hingga perluasan akses pasar bagi startup.
Dalam kesempatan yang sama, Meutya juga menyoroti peran strategis Garuda Spark Bandung dalam pengembangan startup lokal.
Ia menyebut Garuda Spark Bandung telah menjadi salah satu rujukan nasional dalam pembinaan perusahaan rintisan berbasis inovasi.
Baca Juga:
IGDX 2025 Dorong Kreator Muda dan Kuatkan Ekosistem Gim Nasional
Hal tersebut tidak terlepas dari berbagai capaian positif yang diraih Garuda Spark Bandung dalam tiga bulan terakhir.
Selama periode tersebut, sejumlah startup lokal berhasil dibina agar memiliki daya saing yang lebih kuat di tingkat nasional maupun global.
"Di Bandung, Garuda Spark sudah berjalan tiga bulan. Selama kurun waktu tersebut, sudah ada 10 startup yang dibantu, dikurasi, dan dilahirkan bersama oleh Kemkomdigi, Startup Bandung, Alkademi, dan mitra internasional seperti NUS Singapura," ujar Meutya.