Namun demikian, fasilitas medis yang tersedia di ISS dinilai memiliki keterbatasan untuk melakukan pemeriksaan lanjutan secara mendalam.
"Masalah kesehatan ini tidak terkait dengan aktivitas luar angkasa (spacewalk) maupun cedera fisik selama bekerja,” kata Polk. Ia menyebut, terdapat risiko jika kita membiarkan kondisi ini tanpa diagnosis pasti.
Baca Juga:
Penampakan IKN yang Jadi Ibu Kota Politik 2028 Dibocorkan NASA
Polk menambahkan, pemulangan kru ke Bumi merupakan langkah paling tepat agar astronot tersebut dapat menjalani pemeriksaan medis lanjutan dengan peralatan yang lebih lengkap dan canggih guna memastikan diagnosis yang akurat.
Di sisi lain, Associate Administrator NASA, Amit Kshatriya, menegaskan bahwa percepatan kepulangan ini bukan merupakan evakuasi darurat yang dilakukan secara tergesa-gesa.
Menurutnya, proses tersebut direncanakan secara matang dan tetap berada dalam kendali penuh NASA.
Baca Juga:
Trump Coret Mitra Dekat Elon Musk dari Daftar Calon Pimpinan NASA
NASA saat ini juga terus memantau kondisi cuaca di wilayah lepas pantai Florida untuk menentukan lokasi pendaratan yang paling aman bagi Crew-11.
Demi menjaga kelangsungan operasional ISS, astronot Chris Williams akan tetap bertugas di stasiun luar angkasa bersama rekan dari Roscosmos hingga jadwal pergantian kru berikutnya.
[Redaktur: Ajat Sudrajat]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.