WAHANANEWS.CO, Jakarta - Seorang pria menipu aplikasi pesan antar makanan selama dua tahun dan menikmati 1.000 kali makanan gratis. Total kerugian mencapai Rp 370 juta!
Seorang pria di Jepang berhasil menikmati lebih dari 1.000 makanan gratis tanpa membayar sepeserpun. Ia menipu salah satu platform pesan antar terbesar selama dua tahun.
Baca Juga:
TNI AU Permudah Izin Terbang, Aplikasi Flight Security Clearance Resmi Diluncurkan
Aksi licik ini membuat publik terkejut dan mempertanyakan keamanan sistem digital layanan makanan. Kasusnya pun menjadi peringatan bagi platform serupa di seluruh dunia.
Pria tersebut bernama Takuya Higashimoto, berusia 38 tahun dan tinggal di Prefektur Aichi. Dikutip dari Gulf News (15/10), ia menjalankan aksinya melalui aplikasi Demae-can.
Demae-can merupakan salah satu layanan pesan antar makanan paling populer di Jepang. Ia menggunakan fitur contactless delivery atau pengantaran tanpa kontak.
Baca Juga:
Soal Program Smart School Rp25 Ribu per Siswa dari Dana Bos, Disdik Nias Barat: Itu Tidak Benar
Kemudian, ia mengklaim makanan yang dipesan tidak pernah diterima. Dari situ, Higashimoto rutin mendapatkan pengembalian dana alias refund penuh dari pihak aplikasi.
Modusnya tak berhenti di situ. Untuk mengelabui sistem, ia membuat hingga 124 akun palsu menggunakan identitas dan nomor telepon prabayar yang tidak sah.
Dengan cara ini, ia bisa terus mengulang trik yang sama tanpa terdeteksi. Dalam satu waktu, Higashimoto memesan makanan senilai 16.000 yen atau sekitar Rp1,7 juta.