Menurutnya, pemanfaatan data satelit juga dapat diarahkan untuk perencanaan tata ruang, mitigasi bencana, hingga kepentingan edukasi kepada masyarakat.
"Lampung jadi pelopor daerah yang mengoptimalkan teknologi satelit dan AI untuk identifikasi sumber daya alam, perencanaan tata ruang, mitigasi bencana, sampai edukasi publik," katanya.
Baca Juga:
Hinca Pandjaitan: Pengecer BBM Bersubsidi di Desa Bukan "Penjahat"
Pemanfaatan Lampung-1 juga sejalan dengan rencana Pemerintah Provinsi Lampung untuk memperkuat transformasi digital berbasis AI dan Big Data.
Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menilai kehadiran teknologi satelit bukan semata-mata pencapaian daerah di bidang teknologi.
Data yang dihasilkan diharapkan dapat memberikan informasi lebih akurat untuk menjadi landasan pemerintah daerah dalam menyusun kebijakan pembangunan.
Baca Juga:
Tragis! Tapir yang Sempat Viral Berkeliaran di Mesuji Tewas, 4 Pelaku Diamankan
"Lampung harus berani melompat ke era teknologi," ujar Mirza.
Ia menilai kualitas dan akurasi data menjadi salah satu faktor penting agar program pembangunan dapat dirancang berdasarkan kondisi sebenarnya di lapangan.
"Data yang akurat akan menjadi dasar pengambilan kebijakan yang tepat untuk mempercepat pembangunan daerah," katanya.