Keputusan Jordi gabung JDT memicu gelombang protes dari netizen Indonesia. Kualitas pemain berdarah Spanyol itu dikhawatirkan menurun jika tampil di ASEAN.
Anggota DPR Komisi X Syaiful Huda membuat pernyataan secara pribadi di akun Instargramnya bahwa ia menolak naturalisasi Jordi Amat, Rabu (29/6) malam.
Baca Juga:
BAC 2025: Jadwal 16 Besar Hari Ini, 12 Wakil Indonesia Siap Tempur
"Saya setuju, naturalisasi Jordi Amat dibatalkan. Kita minta STY [Shin Tae Yong] dan Kemenpora bersikap tegas," tulis Syaiful Huda dalam foto yang ia unggah di akun instagram miliknya.
Ketika dikonfirmasi Wartawan, Syaiful Huda memaparkan alasannya.
"Satu, kalau soal Jordi Amat memang semua pecinta bola kita kelihatannya keberatan karena Jordi bukan untuk jangka panjang," kata Syaiful.
Baca Juga:
Khawatir Jadi Bagian Strategi Israel, KH Cholil dan Buya Anwar Tolak Rencana Evakuasi Warga Gaza ke RI
"Yang kedua, sejak dari awal saya tidak setuju karena naturalisasi itu judulnya obral. Jadi obral naturalisasi. Itu tidak sehat bagi jangka panjang sepak bola kita. Karena itu dinamika dengan Jordi saya kira bisa menjadi evaluasi kepada PSSI dan Kemenpora supaya tidak kejadian lagi," sambungnya.
Lantaran pemikiran soal jangka panjang, Syaiful memberi lampu hijau bagi proses naturalisasi pemain lain.
"Kalau ada lagi kita lihat lagi perkembangannya. Pokoknya untuk jangka panjang oke. Selama ada road map yang jelas boleh saja," tukas Syaiful.