Jika pop-up itu muncul dan diklik, ia menyebut apk secara otomatis akan terinstal dan ponsel pengguna disusupi malware. Akhirnya, data-data pengguna bisa dimiliki oleh para peretas.
"Itu kalau dulu mirip dengan kita pernah browsing ke tempat tertentu tiba-tiba ada pop-up. Zaman dahulu pas diklik kita disuruh install game atau install apa," tuturnya.
Baca Juga:
Sepanjang 2024, Pakar Ungkap 19 Juta Serangan Siber 'Teror' RI
Agar pengguna tidak menjadi korban sasaran malware jenis ini, Yudhi menyarankan untuk tidak mengklik apapun pesan yang muncul secara tiba-tiba di ponsel.
"Pokoknya kalau muncul jangan sekali-kali mengklik tombol keluar sekalipun. Langsung close saja aplikasinya," kata dia.
Jika pengguna mengklik tombol apa pun, termasuk tombol keluar, "ada kemungkinan peretas bisa menginstalkan malware ke perangkat yang ditargetkan." [alpredo]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.