"...Anies akan berharap untuk menarik pendukung Ganjar," tambah media itu.
Meski demikian, Reuters juga menyoroti bagaimana politik identitas dimainkan Anies. Ini terlihat dari partai pendukungnya dan membuat minoritas meragukannya.
Baca Juga:
Presiden Terpilih Prabowo Subianto Dipuji Media Asing, Katakan Ini
"Meski menganut Islam moderat, Anies dikritik karena kedekatannya dengan kelompok Islam garis keras, sehingga meningkatkan momok politik identitas di Indonesia," muatnya.
"Meskipun merupakan rumah bagi populasi Muslim terbesar di dunia, Indonesia secara resmi merupakan negara sekuler dan memiliki komunitas Kristen, Hindu, Budha, dan komunitas lainnya yang cukup besar," tambah media itu.
"Dukungan partai politik Islam konservatif dan progresif telah membantu Anies dalam survei, namun jika kelompok minoritas tetap tidak yakin, hal itu mungkin akan merugikannya dari jabatan presiden," tulis Reuters lagi mengutip peneliti tamu di ISEAS-Yusof Ishak Institute di Singapura, Made Supriatma.
Baca Juga:
Raffi Ahmad Jadi Waketum Kadin Versi Anindya Bakrie, Jadi Sorotan Media Asing
[Redaktur: Alpredo Gultom]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.