Dalam gaya bertuturnya yang khas, ia mengibaratkan Golkar seperti Teh Botol Sosro yang selalu cocok diminum dengan berbagai jenis makanan.
"Artinya, siapapun presidennya, anggota kabinetnya harus dari Golkar. Karena karya kekaryaan itu di situ," ucapnya.
Baca Juga:
METEOR Meledak di Danau Checuho! Sabet Juara 1 Bidar HUT Muara Enim ke-79
Ia juga menyinggung bahwa jika ada ketua umum Golkar yang memilih berada di luar pemerintahan, maka usianya sebagai pemimpin partai tidak akan lama.
Bahlil bahkan berseloroh bahwa sikap oposisi bagi Ketua Umum Golkar sama saja dengan uji nyali yang berakhir pada jalan buntu.
"Begitu orang Ketua Umum Golkar mau oposisi, ya lewat barang itu, tunggu hari saja. Dan sudah terjadi berkali-kali. Coba-coba saja, coba," katanya.
Baca Juga:
Sepanjang Reses Ke-III, Dariyanto Rangkum Aspirasi Warga Soal Infrastruktur dan Pendidikan
"Uji nyali, enggak bisa bos. Mau uji nyali? Enggak bisa, bos," imbuhnya.
[Redaktur: Rinrin Khaltarina]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.