Donny menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari konsep pertahanan berlapis yang menempatkan kesiapan nasional sebagai prioritas utama dalam menghadapi berbagai kemungkinan ancaman.
“Dilaksanakan pada hari ini, ini untuk yang pertama kali ya, uji coba pendaratan pesawat tempur di jalan tol,” ujar Donny.
Baca Juga:
Kopassus Cup 2026 Jadi Milik Parako 1 Pasgat, Nange: Bukti Profesionalitas
Ia menegaskan bahwa seluruh tahapan berjalan sesuai skenario dan menunjukkan kesiapan lintas sektor dalam mendukung kepentingan pertahanan negara.
“Alhamdulillah, hari ini dapat kita laksanakan dengan aman dan lancar,” kata dia.
Dalam uji coba ini, TNI AU menggunakan dua jenis pesawat tempur dengan karakteristik yang sangat berbeda, yakni Super Tucano dan F-16, untuk menguji fleksibilitas dan kesiapan infrastruktur jalan tol.
Baca Juga:
TNI AU Kerahkan Caracal dan Boeing untuk Evakuasi Pesawat Jatuh
Super Tucano merupakan pesawat turboprop yang selama ini dioperasikan TNI AU untuk misi patroli udara, pengintaian, serta dukungan udara jarak dekat.
Sementara itu, F-16 dikenal sebagai pesawat tempur supersonik yang menjadi garda terdepan pertahanan udara nasional dengan kemampuan tempur berkecepatan tinggi.
“Kedua pesawat tempur yang diuji, Super Tucano dan F-16, dilaporkan dalam kondisi aman,” kata Donny.