Sementara itu, Ketua Umum Pengurus Pusat Pemuda Katolik Stefanus Asat Gusma menyatakan bahwa laporan dibuat karena konten yang beredar dinilai menimbulkan keresahan.
“Harapan kami, sebagai tokoh bangsa, Bapak JK segera merespons ini dengan baik, paling tidak memberikan pernyataan terbuka, meminta maaf, dan kemudian mengklarifikasi semuanya,” ucap Stefanus.
Baca Juga:
Jusuf Kalla Sebut Kasus Ijazah Berlarut-larut, Ini Respons Pihak Jokowi
Sebelumnya, potongan video ceramah Jusuf Kalla yang beredar luas di media sosial memicu polemik setelah disertai narasi yang menuding adanya unsur penistaan terhadap ajaran Kekristenan.
[Redaktur: Rinrin Khaltarina]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.